<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2615896273797011350</id><updated>2011-11-24T18:23:05.929-08:00</updated><title type='text'>DOBOL'S (salam sukses)</title><subtitle type='html'>Hidup adalah Ibadah, Aktivitas bukan hanya semata2 Uang.Manusia Hidup hanya sekali, 
Puncak karya adalah nilai manfaat. 
Menjadi cermin pribadi dan tauladan dalam kebenaran (Abdullah Gymnastiar)</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://salamsukses.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2615896273797011350/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamsukses.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>salamsukses</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01807508967176764744</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-yIeosvvKm6E/Tsc813l46cI/AAAAAAAAABk/WU4ymWycRuw/s220/salam.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>5</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2615896273797011350.post-1509340089922176452</id><published>2011-11-24T18:21:00.000-08:00</published><updated>2011-11-24T18:21:15.684-08:00</updated><title type='text'>Karena Kita Harus Berubah!</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-5XhYQcZ8J7A/Ts77cGKp64I/AAAAAAAAADo/Jn9FT08TKOw/s1600/change.jpeg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="177" width="284" src="http://2.bp.blogspot.com/-5XhYQcZ8J7A/Ts77cGKp64I/AAAAAAAAADo/Jn9FT08TKOw/s320/change.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah sebuah kisah tentang semangat para hamba pemimpi surga. Sebab tabiat mimpi ini mengharuskan kita untuk terus berada dalam pusaran perubahan. Berubah dari yang baik ke arah yang semakin baik. Atau dalam bahasa yang sering kita dengarkan: “Hari ini jauh lebih baik dari yang kemarin”. Tidak sekedar berhenti pada: “Hari ini sama saja dengan yang kemarin”. Apalagi “Hari ini lebih buruk dari yang kemarin”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibrahim al-Harby pernah bertutur tentang Imam Ahl al-Sunnah di zamannya, Imam Ahmad ibn Hanbal –semoga Allah merahmatinya-. Setelah bertahun-tahun lamanya Ibrahim al-Harby menyertai sang Imam, ia sampai pada sebuah titik untuk mengatakan: “Aku telah menyertai Ahmad ibn Hanbal selama 20 tahun lamanya(!), siang dan malam, di musim dingin dan semi, di musim panas maupun dingin, namun tidak sehari pun aku bersamanya, melainkan ia hari ini pasti lebih baik dari yang sebelumnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu-satunya yang dapat kita pahami dari pitutur itu adalah: adanya sebuah proses change (perubahan) yang berkesinambungan dalam diri Sang Imam. Tidak dalam hitungan tahun, bulan atau minggu. Tetapi dalam hitungan hari! Ya, setiap hari selalu ada progress dan target tertentu dalam kehidupan Sang Imam untuk sampai pada titik kebaikan yang lebih tinggi dari sehari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang marilah kita berbicara dalam tataran jamaah. Mungkin kita sudah sampai pada sebuah titik kesepakatan, bahwa kerja-kerja dakwah haruslah berjalan dalam sebuah proses sinergis keberjamaahan. Tapi sudah efektifkah keberjamaahan kita? Bersyukurlah kita jika keberjamaahan itu dibangun di atas manhaj yang haq: manhaj al-Salaf al-Shaleh. Tetapi tetap saja ada sunnatullah lain yang harus kita patuhi demi meraih kesuksesan kerja-kerja dakwah dalam bingkai keberjamaahan. Ini sama saja dengan sunnatullah korelasi prinsip keadilan dan keberhasilan sebuah negara yang pernah “digagas” oleh Ibnu Taimiyah beberapa abad yang lalu. Beliau pernah menegaskan bahwa sebuah negara yang kafir namun berkeadilan itu akan ditegakkan oleh Allah, sementara negara yang muslim namun tidak adil justru akan direndahkan oleh-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya adalah bahwa keinginan untuk menjadi lebih baik sudah pasti menuntut kita untuk berubah. Dan kaitannya dengan kerja-kerja jamaah, perubahan itu sungguh berat untuk dilakukan. Mengapa? Karena melibatkan begitu banyak subjek sekaligus objek. Perubahan dalam sebuah jamaah harus berawal dari perubahan dalam tataran individu jamaah itu sendiri. Dan sudah tentu berawal dari mereka yang dianggap sebagai sang pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Re-Code Your Change DNA (Rhenald.K, Februari 2007, hal. 18) disebutkan bahwa setidaknya ada 5 hal mendasar yang dibutuhkan untuk sebuah perubahan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;1. Vision&lt;/b&gt;, atau sebuah visi tentang masa depan. Apa jadinya sebuah jamaah yang tidak memiliki visi yang kuat tentang masa depannya? Para aktifisnya hanya dipacu bekerja dan bekerja, merespons semua yang ada secara reaktif tapi tidak efektif. Nampaknya dapat bekerja dengan cepat, tetapi sebenarnya tidak ada perubahan yang berarti selain pada pemimpinnya. Yang ada hanya sebuah kekacauan (confusion).  Tidak ada kesatuan pikiran dan tindakan. Pancaran energi jamaah tidak terfokus, karena masing-masing komponen bergerak sendiri-sendiri tanpa arah dan visi yang seragam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;2.  Skills&lt;/b&gt;, atau keterampilan untuk mampu melakukan tuntutan-tuntutan baru. Jenis keterampilan semacam ini harus ditumbuhkan. Jika sebuah jamaah tidak didukung oleh keterampilan yang memadai, maka yang adalah anxiety atau kecemasan-kecemasan. Sang pemimpin cemas akan kemampuan bawahan, sang bawahan cemas akan dirinya sendiri. Kecemasan semacam ini akan melahirkan stres, rumor (isu), kejengkelan, dan lain sebagainya. Untuk memperbaharui ini menjadi penting sekali untuk menanamkan “kode-kode perubahan” dalam kepala mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;3. Incentives&lt;/b&gt;, atau insentif yang memadai baik langsung maupun tidak langsung, cash atau non-cash.  Perubahan menuntut pengorbanan, bahkan penderitaan. Tapi nyatanya ini sulit sekali diterapkan. Orang-orang seringkali bertanya: siapa yang harus berkorban? Menghapa harus saya? Apakah yang di atas juga siap berkorban? Tanpa adanya insentif, maka yang lahir adalah resistensi atau penolakan.  Tuntutan perbaikan kinerja jamaah harus sejalan dengan perbaikan insentif mereka. Apakah ini berarti kerja jamaah harus berpikir ala perusahaan profesional? Mungkin ini poin yang harus direnungkan. Yang pasti antara keikhlasan berjuang dan profesionalisme bukanlah dua hal yang paradoks atau bertentangan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;4.    Resources&lt;/b&gt;, atau sumber daya yang memudahkan perubahan dan pertumbuhan jamaah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;5.    Action Plan&lt;/b&gt;, atau rencana tindakan.  Ketika berbicara tentang rencana, kita mungkin sering hanya terjebak dalam “rencana strategis” dan melupakan “rencana tindakan” atau rencana yang berorientasi pada action kita. Jika dalam rencana strategis kita menetapkan arah dan tujuan jangka panjang, maka dalam rencana tindakan kita harus menulis perincian sasaran, waktu serta sumberdaya yang dibutuhkan. Ingatlah satu hal: kalau Anda gagal membuat rencana tindakan, maka Anda sedang merencakan untuk gagal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang pasti adalah bahwa perubahan ke arah yang lebih baik menuntut pembelajaran yang berkelanjutan. Buka mata. Buka hati. Buka pikiran. All people have brain, but only few use their brain. Semua orang memiliki otak, namun hanya sedikit yang menggunakan pikiran mereka.&lt;br /&gt;Terakhir, &lt;b&gt;sesungguhnya Allah tidak akan merubah suatu kaum jika mereka merubah keadaan mereka sendiri.&lt;/b&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2615896273797011350-1509340089922176452?l=salamsukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamsukses.blogspot.com/feeds/1509340089922176452/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://salamsukses.blogspot.com/2011/11/karena-kita-harus-berubah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2615896273797011350/posts/default/1509340089922176452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2615896273797011350/posts/default/1509340089922176452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamsukses.blogspot.com/2011/11/karena-kita-harus-berubah.html' title='Karena Kita Harus Berubah!'/><author><name>salamsukses</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01807508967176764744</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-yIeosvvKm6E/Tsc813l46cI/AAAAAAAAABk/WU4ymWycRuw/s220/salam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-5XhYQcZ8J7A/Ts77cGKp64I/AAAAAAAAADo/Jn9FT08TKOw/s72-c/change.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2615896273797011350.post-3411764701849953659</id><published>2011-11-23T20:42:00.000-08:00</published><updated>2011-11-23T21:05:05.154-08:00</updated><title type='text'>BERCITA-CITALAH...!</title><content type='html'>&lt;b&gt;“ Barangsiapa mati sedangkan ia belum pernah berjihad, dan ia tidak bercita-cita untuk berjihad, maka kematiannya pada salah satu cabang kemunafikan “ ( H.R. Muslim ).&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-NYzUl0ioXCE/Ts3QOKJbhgI/AAAAAAAAADQ/Xp-2DvpgOU0/s1600/CITA.jpeg" imageanchor="1" style="clear:left; float:left;margin-right:1em; margin-bottom:1em"&gt;&lt;img border="0" height="225" width="225" src="http://3.bp.blogspot.com/-NYzUl0ioXCE/Ts3QOKJbhgI/AAAAAAAAADQ/Xp-2DvpgOU0/s320/CITA.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BERMIMPILAH!&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari Umar bin Khattab melukakan dialog dengan beberapa orang di zamannya. Umar bin Khattab berkata : “Bercita-citalah!” Maka salah seorang di antara yang hadir berkata :” Saya berangan-angan kalau saja saya mempunyai banyak uang ( dinar dan dirham ), lalu saya belanjakan untuk memerdekakan budak dalam rangka meraih ridha Allah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang lainnya menyahut : “Kalau saya, berangan-angan memiliki banyak harta, lalu saya belanjakan fi sabilillah.” Yang lainnya menyahut : “Kalau saya mengangankan kekuatan tubuh yang prima lalu saya abdikan diri saya untuk memberi air zam-zam kepada jama’ah haji satu persatu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Umar bin Khattab mendengarkan mereka, ia pun berkata : “Kalau saya, berangan-angan kalau saja di dalam rumah ini ada tokoh seperti Abu Ubaidan bin Jarrah, Umair bin Sa’ad dan semacamnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Anda bertanya mengapa harus bermimpi? Ternyata banyak orang-orang besar ataupun pemimpin besar yang berangkat dari seorang pemimpi. Jadilah pemimpi besar untuk menjadi pemimpin besar. Seorang tokoh pernah mengatakan, seorang pemimpin harus mempunyai banyak mimpi, jika tidak dia tidak layak menjadi pemimpin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau untuk bermimpi saja tidak berani, maka bagaimana ia berani memimpin? Karena menjadi pemimpin berarti menjadi orang yang cerdas. Yakni berpikir mendahului masanya, meski kadang orang lain belum bisa memahaminya. Ia juga obsesif. Memiliki pikiran dan gagasan besar di luar apa yang dipikirkan orang lain.&lt;br /&gt;Maka, jangan takut bermimpi!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;FILOSOFI CITA – CITA…&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah riwayat disebutkan bahwa “Keluhuran cita-cita adalah bagian dari keimanan”. Karena orang yang punya cita-cita mulia, obsesi yang tinggi, tujuan luhur, tentunya dia tidak akan menjerumuskan diri dalam kehinaan, dari kemaksiatan, dan kemistaan. Karena itulah bermimpilah dan bercita-citalah setingi bintang. Cita-cita besar adalah tanda kehidupan jiwa, indikasi sukses orang-orang besar. Pintu kebahagiaan siapa saja disebabkan oleh jiwanya selalu terbuka, berpikir dan berjiwa besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kalau anda percaya bisa berhasil, anda akan betul-betul berhasil.” Demikian kata D.J.Schwartz dalam bukunya The Magic of Thinking Big. “Setiap manusia yang menghasratkan sukses atau menginginkan yang sebaik-baiknya dari kehidupan sekarang ini. Tak ada manusia bisa mendapat kesuksesan dari hidup yang merangkak-rangkak, kehidupan yang setengah-setengah. Tak ada yang ingin merasa dia itu termasuk kelas dua atau terpaksa hidup sebagai “kelas dua” ( D.J.Schwartz, 1978 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita besar itu ibarat dinamo. Cita-cita besar itu ibarat dinamo yang menggerakkan arus positif dan arus negatif yang mengontrol tubuh Anda. Cita-cita besar itu ibarat bahan bakar. Memacu kendaraan untuk maju, melesatkan kereta dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita besar itu adalah pintu. Pintu kebahagiaan, pintu kesuksesan, pintu kesempurnaan. “Dan katakanlah:”Ya Tuhan-ku, masukkanlah aku secara masuk yang benar dan keluarkanlah ( pula ) aku secara keluar yang benar dan berikanlah kepadaku dari sisi engkau kekuasaan yang menolong.” ( Al-Isra’:80 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita besar itu merupakan obat. Obat penghilang kelemahan, penghilang kemalasan, penghilang kesedihan, penghilang kehinaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita ciri kemuliaan. Orang mulia adalah orang yang memiliki cita-cita. Karena cita-cita akan membangun pendirian yang kokoh, tidak gentar menghadapi masalah, tidak jera menghadapi kegagalan. Sedangkan orang yang tidak memiliki cita-cita akan menjadi pengecut, penakut dan pecundang. Diantara manifestasi cita nan mulia adalah membangun keluhuran jiwa dan menjauhkan diri dari posisi tertuduh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu banyak dan begitu penting untuk menjadi besar dengan cita-cita besar. Tapi jangan sekali-kali merasa besar. Karena merasa besar akan menumbuhkan penyakit jiwa, menyebabkan sengsara dan pembawa derita. Sedang menjadi besar membawa bahagia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;JANGAN TAKUT PUNYA CITA-CITA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kadang kita takut punya cita-cita, karena takut untuk mencapainya. Padahal cita-cita merupakan energi  yang akan menggerakkan jiwa, menggerakkan pikiran untuk kreatif, menggerakkan badan untuk aktif, menggerakkan seluruh tubuh mencapai tujuan. Cita-cita adalah ruh yang menjadikan seseorang tetap bertahan. Seperti Imam Ahmad yang tegar di tengah cambukan tanpa menggeserkan sedikitpun keimanan dan keyakinan yang tertanam. Cita-cita pula yang menghadirkan cinta dan kasih sayang ibu terhadap anaknya, melumurinya dengan doa, menghiasinya dengan tarbiyah. Seperti pengorbanan Ibunda Imam Syafi’I yang mengorbankan seluruh hartanya dan menginfakkan waktunya untuk melahirkan ulama besar, referensi peradaban Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;BERCITA-CITA ITU SEPARUH KESUKSESAN&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kesuksesan tidak semata-mata diukur pada hasil tapi juga pada proses. Proses merencanakan dengan tujuan yang benar dan mulia. Proses mengorganisasikan dengan rapi dan sistematis. Proses melaksanakan dengan ikhlas, tekun, teliti dan professional. Dan proses evaluasi dengan jujur dan semangat perbaikan tak kenal henti. Dan cita-cita adalah separuh dari kesuksesan. Karena orang yang bercita mulia tak modah goyah untuk menggadaikan di tengah jalan, menukar dengan yang hina dan rendah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki cita-cita berarti memiliki tujuan hidup yang jelas. Memiliki kejelasan tujuan adalah separuh dari kesuksesan. Adapun yang separuh itu adalah bagaimana kita menempuhnya. Oleh karena itu, persiapkan cita-citamu sejak sekarang. Karena orang yang cerdas, yang punya cita-cita jelas adalah orang yang selalu mengoreksi dirinya dan beramal untuk bekal sesudah mati. Sedangkan orang yang bodoh adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya dan hanya berangan-angan kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;CITA-CITA DUNIA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Hari ini harus lebih baik dari hari kemarin. Ibrahim Al Harbi, yang berguru pada Imam Ahmad mengatakan,”Aku telah menyertai Imam Ahmad bin Hambal selama dua puluh tahun. Saat  musim dingin atau musim panas, siang atau malam, tak pernah aku dapati kecuali ia lebih baik dari sebelumnya.” ( Manaqib Ibnu Hambal, Ibnul Jauzy )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah bentuk ungkapan cita-cita adalah doa. Kita kaum Muslimin punya sebuah doa yang sangat populer, yakni Rabbana aatina fiddun-ya hasanah wa fil akhirati hasanah waqinaa 'adzaban naar. Ya Allah! Berikanlah kami kebahagiaan di dunia dan berikan pula kebaikan di akhirat dan jauhkanlah kami dari siksa api neraka.” ( Al-baqarah:201 )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Doa itu adalah wajah cita-cita kita. Namun sudahkah kita menghayati cita-cita kita itu? Lalu tahukah kita apa sebenarnya yang kita citakan? Seperti doa di atas. Kalau kebahagiaan akhirat rata-rata sudah jelas yakni surga dan segala kenikmatannya. Tapi apa makna kebahagian dunia?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;CITA-CITA AKHIRAT&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Bila Anda telah memiliki cita-cita dunia. Maka mari selanjutnya kita meraih cita-cita akhirat. Bagaimana tidak, sedangkan kita semua pasti akan mati. Dan yang terpenting adalah bagaimana kita mati dan mempersiapkan diri menghadapi kematian. Sebab, rasa mati itu sama, tapi sebabnya beragam, nilainya berbeda. Ada yang syahid karena taat, ada yang “sangit” karena gosong dalam bermaksiat. Ada yang mulia karena taqwa dan banyak yang hina karena angkara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cita-cita akhirat inilah puncak kita untuk beristirahat. Seperti kata Imam Ahmad saat ditanya kapan seorang mukmin beristirahat? “ saat ia menginjakkan kakinya di surga” Jawab beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa cita-cita akhirat yang bisa kita rintis? Berikut beberapa contoh obsesi yang mestinya kita miliki :&lt;br /&gt;1.Proses meninggal tanpa sakratul maut yang membebani diri dan orang lain.&lt;br /&gt;2.Tidak meinggal duni pada saat kejadian hari kiamat yang dahsyat.&lt;br /&gt;3.Meninggal dunia saat berjihad di jalan Allah di medan pertempuran seperti yang dicita-citakan Khalid bin Walid.&lt;br /&gt;4.Meninggal dunia saat melakukan amal-amal sholeh dan amal unggulan yang dirintisnya.&lt;br /&gt;5.Meningal dunia tanpa memiliki hutang-hutang sehingga tidak memberatkan perhitungan di yaumil hisab.&lt;br /&gt;6.Mendapatkan rahmat Allah di alam kubur seperti orang-orang yang gemar menghafal al-Qur'an, memberikan penerangan jalan dan banyak memakmurkan masjid Allah.&lt;br /&gt;7.Mendapatkan syafa'at di padang mahsyar. Renungkan tentang tujuh golongan yang dinaungi Allah di hari kiamat, apakah kita masuk salah satunya.&lt;br /&gt;8.Dimudahkan saat pengadilan akhir nanti.&lt;br /&gt;9.Dimudahkan saat melewati shiratal mustaqim.&lt;br /&gt;10.Ada keringanan siksa neraka.&lt;br /&gt;11.Tidak terlalu lama berada di neraka.&lt;br /&gt;12.Mendapatkan ampunan yang banyak atas berbagai dosa dan kesalahan.&lt;br /&gt;13.Dapat berkumpul dengan keluarga di surga.&lt;br /&gt;14.Bertemu lebih dekat dengan orang-orang sholeh.&lt;br /&gt;15.Bertemu dengan Rasulullah dan orang-orang yang kita kagumi, yang belum sempat bertemu.&lt;br /&gt;16.Melihat Wajah Allah di surga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;FOKUSKAN DIRI UNTUK MERAIH CITA&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kita mesti memiliki prioritas dan fokus dalam hidup kita. Fokuskan pada kekuatan, pada apa yang kita miliki untuk mampu mendahsyatkan potensi meraih prestasi. Seperti kaca pembesar yang mengumpulkan sinar pada satu titik untuk dapat membakar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa fokus penting? Karena setiap kita memiliki kekhasan masing-masing. Contohnya Hasan bin Tsabit ia tak pandai melantunkan adzan, karena ia bukan Bilal. Khalid bin Walid tidak pintar membagi warisan karena ia memang bukan Zaid bin Tsabit yang pakar di bidang faraidh. Imam Sibawaih yang pakar Nahwu merasa gundah saat belajar ilmu hadits karena ia bukan Imam Bukhari yang siap berhari-hari menempuh perjalanan panjang demi mendapat hadits untuk diseleksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mesti menyadari bahwa setiap kita memiliki keterbatasan-keterbatasan. Namun, di balik keterbatasan itulah tersimpan kelebihan. Bila kita berpikir positif, sesungguhnya dengan keterbatasan itulah seseorang bisa “bersyukur” untuk meledakkanya menjadi keluarbiasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kuncinya adalah selalu bersyukur sehingga selalu fokus pada apa yang dimiliki. Menikmati apa yang ada, bukan meratapi apa yang tiada atau hilang dari genggaman tangan kita. Kita tak selalu bisa mendapatkan apa yang kita inginkan, namun sesungguhnya kita dapat menikmati apa yang kita miliki. Karenanya fokuskan pada apa yang ada, jangan risau pada yang tiada. Bersyukurlah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2615896273797011350-3411764701849953659?l=salamsukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamsukses.blogspot.com/feeds/3411764701849953659/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://salamsukses.blogspot.com/2011/11/bercita-citalah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2615896273797011350/posts/default/3411764701849953659'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2615896273797011350/posts/default/3411764701849953659'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamsukses.blogspot.com/2011/11/bercita-citalah.html' title='BERCITA-CITALAH...!'/><author><name>salamsukses</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01807508967176764744</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-yIeosvvKm6E/Tsc813l46cI/AAAAAAAAABk/WU4ymWycRuw/s220/salam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-NYzUl0ioXCE/Ts3QOKJbhgI/AAAAAAAAADQ/Xp-2DvpgOU0/s72-c/CITA.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2615896273797011350.post-5792783725417956503</id><published>2011-11-18T21:28:00.000-08:00</published><updated>2011-11-18T22:11:29.794-08:00</updated><title type='text'>HGH (Human Growth Hormon)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-22JPwNMoeaA/TsdBcVxqtXI/AAAAAAAAAC4/9fjdrXPa_ys/s1600/02carakerjahgh.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 138px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-22JPwNMoeaA/TsdBcVxqtXI/AAAAAAAAAC4/9fjdrXPa_ys/s200/02carakerjahgh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5676577810461406578" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HGH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hormon pertumbuhan manusia HGH (HUMAN GROWTH HORMONE) adalah hormon yang bertanggung jawab atas pertumbuhan manusia sejak dari kecil sampai dia tumbuh besar. Setelah manusia sudah bertumbuh besar, bukan berarti hormon ini tidak berguna, akan tetapi hormon ini bertugas untuk menjaga agar organ tubuh tetap pada kondisi yang prima. Kelenjar yang bertanggung jawab untuk memproduksi HGH (HUMAN GROWTH HORMONE) adalah kelenjar pituitary.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelenjar pituitary terletak di bawah otak manusia. Ukuran dari kelenjar ini adalah sebesar kacang kedelai. Walaupun kecil, kelenjar ini merupakan raja dari seluruh kelenjar yang memproduksi hormon di tubuh manusia. Produksi dari HGH (HUMAN GROWTH HORMONE) sangat mempengaruhi produksi hormon-hormon lain di dalam tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana HGH (HUMAN GROWTH HORMONE) dapat mempengaruhi organ tubuh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;HGH (HUMAN GROWTH HORMONE) yang dihasilkan oleh kelenjar pituitary pertama-tama mengalir melalui pembuluh darah menuju ke organ hati. Di dalam hati, HGH (HUMAN GROWTH HORMONE) dirubah menjadi IGF-1 (Insulinlike Growth Factor 1). Lalu melalui peredaran darah pula, IGF-1 dialirkan keseluruh organ-organ yang ada di tubuh manusia. IGF-1 inilah yang bertanggung jawab untuk memelihara seluruh organ-organ di dalam tubuh manusia. Oleh karena terpeliharanya organ-organ di dalam tubuh manusia, maka system imunisasi di dalam tubuh manusia juga ikut terpelihara. Tidak heran mengapa seseorang pada usia muda yang dimana produksi HGH (HUMAN GROWTH HORMONE) -nya masih banyak, mereka lebih tahan terhadap serangan penyakit dan hampir tidak dijumpai adanya penyakit-penyakit yang biasa ditemukan pada orang yang sudah berumur cukup tua.&lt;object width="320" height="266" class="BLOG_video_class" id="BLOG_video-5bb19bd04dadb69c" classid="clsid:D27CDB6E-AE6D-11cf-96B8-444553540000" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/get_player"&gt;&lt;param name="bgcolor" value="#FFFFFF"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true"&gt;&lt;param name="flashvars" value="flvurl=http://v11.nonxt2.googlevideo.com/videoplayback?id%3D5bb19bd04dadb69c%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1329863779%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D218E59D01DFDA8BE878A2831FE94A42DE6B267A0.767AA2E2EE8B69C9436132A969196CE2A88A73E4%26key%3Dck1&amp;amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D5bb19bd04dadb69c%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DclDJBd7hz0HB_mYCzmWMlJC1J5g&amp;amp;autoplay=0&amp;amp;ps=blogger"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/get_player" type="application/x-shockwave-flash"width="320" height="266" bgcolor="#FFFFFF"flashvars="flvurl=http://v11.nonxt2.googlevideo.com/videoplayback?id%3D5bb19bd04dadb69c%26itag%3D5%26app%3Dblogger%26ip%3D0.0.0.0%26ipbits%3D0%26expire%3D1329863779%26sparams%3Did,itag,ip,ipbits,expire%26signature%3D218E59D01DFDA8BE878A2831FE94A42DE6B267A0.767AA2E2EE8B69C9436132A969196CE2A88A73E4%26key%3Dck1&amp;iurl=http://video.google.com/ThumbnailServer2?app%3Dblogger%26contentid%3D5bb19bd04dadb69c%26offsetms%3D5000%26itag%3Dw160%26sigh%3DclDJBd7hz0HB_mYCzmWMlJC1J5g&amp;autoplay=0&amp;ps=blogger"allowFullScreen="true" /&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2615896273797011350-5792783725417956503?l=salamsukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamsukses.blogspot.com/feeds/5792783725417956503/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://salamsukses.blogspot.com/2011/11/hgh-human-growth-hormon.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2615896273797011350/posts/default/5792783725417956503'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2615896273797011350/posts/default/5792783725417956503'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamsukses.blogspot.com/2011/11/hgh-human-growth-hormon.html' title='HGH (Human Growth Hormon)'/><author><name>salamsukses</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01807508967176764744</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-yIeosvvKm6E/Tsc813l46cI/AAAAAAAAABk/WU4ymWycRuw/s220/salam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-22JPwNMoeaA/TsdBcVxqtXI/AAAAAAAAAC4/9fjdrXPa_ys/s72-c/02carakerjahgh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2615896273797011350.post-671211754418951468</id><published>2011-11-18T20:56:00.000-08:00</published><updated>2011-11-18T21:06:49.446-08:00</updated><title type='text'>KEAJAIBAN PROPOLIS</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-xX3BCCcXV8Y/Tsc5WCebOJI/AAAAAAAAABU/Qg_b-2P-daw/s1600/sarang-lebah-propolis-melia-nature1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 224px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-xX3BCCcXV8Y/Tsc5WCebOJI/AAAAAAAAABU/Qg_b-2P-daw/s320/sarang-lebah-propolis-melia-nature1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5676568906108188818" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Propolis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lembaga Riset Kanker Columbia, 1991; dalam propolis terdapat zat CAPE yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan pemakaian zat CAPE secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50%.. Propolis sering disebut pinisilin dari Rusia “OBAT SAPU JAGAD”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Apakah Propolis itu? Propolis adalah substrak getah yang keluar dari tunas daun dan kulit batang tanaman Conifer (golongan pinus) yang dikumpulkan lebah madu. Lebah kemudian mencampurkannya dengan zat yang disekresi dari kelenjar air lebah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk apa Lebah mengumpulkan Propolis? Propolis digunakan lebah untuk menambal sarang dan melapisi cel-cel sarang lebah. Gunanya adalah untuk melindungi sarang dan larva dari serangan bakteri, virus, jamur dan musuh-musuh lebah lainnya. Dengan adanya propolis maka Cel sarang lebah menjadi sangat steril bahkan disebutkan sebagai ruangan paling steril di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;propolis%20cair PropolisSifat disinfektan propolis yang sangat ampuh di buktikan dengan ditemukannya seekor tikus yang mati dalam sarang lebah lebih dari 5 tahun tidak mengalami pembusukan. Jadi ketika tikus masuk sarang lebah kemudian di bunuh oleh lebah karena lebah tidak bias mengeluarkan bangkai tikus maka lebah membungkusnya dengan propolis. Tikus yang di bungkus propolis itu tidak bias membusuk dan menjadi mumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Propolis merupakan senyawa kompleks yang terdiri dari 55% resin, 30% lilin lebah, 10% minyak aromatik dan 5% bee pollen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kandungan Propolis adalah :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Propolis mengandung semua Vitamin kecuali vitamin K.&lt;br /&gt;    Propolis mengandung semua Mineral yang dibutuhkan tubuh kecuali Sulfur.&lt;br /&gt;    Propolis mengandung 16 rantai Asam amino esensial yang dibutuhkan untuk regenerasi sel.&lt;br /&gt;    Propolis mengandung Bioflavanoid, yaitu zat antioksidan sebagai suplemen sel. Menurut penelitian, kandungan Bioflavonoid pada satu tetes propolis setara dengan bioflavonoid yang dihasilkan dari 500 buah jeruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENYEMBUHAN PROPOLIS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyakit yg dapat dibantu kesembuhannya antara lain:&lt;br /&gt;Batuk, Asthma, Bronchitis, Paru-Paru, Sinusitis, Flu, Demam, Sakit Kepala&lt;br /&gt;Kanker, Tumor, Gangguan Jantung, Ginjal, Hati dan Diabetes&lt;br /&gt;Luka benda tajam, Luka terbakar&lt;br /&gt;Darah Tinggi, Darah rendah&lt;br /&gt;Infeksi Ke-Wanitaan&lt;br /&gt;Hepatitis/Liver&lt;br /&gt;Herpes, Penyakit kulit kronis&lt;br /&gt;Asam Urat, Rematik&lt;br /&gt;Jerawat, Bisul&lt;br /&gt;Radiasi&lt;br /&gt;Infeksi kulit, Telinga, Gigi&lt;br /&gt;Stres, Parkinson&lt;br /&gt;Wasir, Ambeien&lt;br /&gt;Gangguan Pencernaan, Maag&lt;br /&gt;Pengobatan alami; mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai obat untuk berbagai macam penyakit. Fungsi pengobatan meliputi hal-hal sebagai berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Propolis sebagai antibiotic alami, antiviral dan sekaligus antifungal alami tanpa efek samping.&lt;br /&gt;    Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan bakteri, misalnya :thypus, diare/muntaber dan sebagainya. Dapat juga untuk bau ketiak yang sangat mengganggu, karena di dalam lipatan ketiak terdapat bakteri atau jamur yang menyebabkan bau.&lt;br /&gt;    Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan virus, misalnya : demam berdarah, flu, TBC dan sebagainya.&lt;br /&gt;    Propolis menyembuhkan penyakit yang berhubungan dengan jamur, misalnya : eksim, panu, keputihan, ketombe dan sebagainya.&lt;br /&gt;    Propolis sebagai Anti peradangan (infeksi dan luka), misalnya :maag, luka luar, radang tenggorokan, sakit gigi, radang ginjal, luka baker dan sebagainya.&lt;br /&gt;    Propolis sebagai anti kanker dan mutagenesis sel, misalnya : kanker tumor, mium, kista dan sebagainya.&lt;br /&gt;    Propolis berfungsi untuk membersihkan pembulu darah dan detoksifikasi&lt;br /&gt;    Propolis berfungsi sebagai pembuangan racun, misalnya : asam urat, kolesterol, trigliserin, darah tinggi, jantung, stroke, diabetes mellitus dan sebagainya..&lt;br /&gt;    Propolis juga penyembuh ajaib bagi penyakit seperti Tumor, jantung dan pembuluh darah, diabetes mellitus, ateriosklerosis atau pengapuran pembuluh darah oleh lemak, infeksi, gangguan pencernaan, gangguan pernafasan, penyakit syaraf, arthritis dan rematik.&lt;br /&gt;    Propolis sebagai penetral racun dalam tubuh dan sekaligus anti oksidan kuat&lt;br /&gt;    Propolis meningkatkan System kekebalan tubuh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat para Ahli&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah pendapat para ahli tentang propolis dan kegunaan lain :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    John Diamond MD; Propolis mampu mengaktifkan kelenjar thymus yang berfungsi sebagai sistem imunitas tubuh.&lt;br /&gt;    Ray Kupinsel; Propolis sebagai anti biotik alami yang mampu melawan berbagai macam penyakit tanpa efek samping&lt;br /&gt;    Profesor Arnold Becket; Propolis mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit yang disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur.&lt;br /&gt;    Russia Research Team (Tim Riset Rusia); Dalam propolis terdapat zat anti biotik alami dan anti viral, vitamin, asam amino, mineral yang sangat mujarab untuk penyakit mulut, tenggorokan.&lt;br /&gt;    Dr. Fang Chu (dokter di Lien Yu Kang Hospita Tiongkok); propolis berguna untuk penyakit kandungan lemak tinggi dalam darah dan untuk penyakit jantung.&lt;br /&gt;    Lembaga Riset Kanker Columbia, 1991; dalam propolis terdapat zat CAPE yang berfungsi mematikan sel kanker. Dengan pemakaian zat CAPE secara teratur selama 6 bulan dapat mereduksi kanker sebanyak 50%.&lt;br /&gt;    Majalah anti biotik VP Kivalkina; propolis sangat efektif untuk infeksi tanpa batas kadaluarsa&lt;br /&gt;    Dr. K. Lund Aagaard “ Propolis, Natural Substance, the way to health” . Bioflavanoid yang terkandung didalam propolis dapat mendegradasi radikal bebas yang disebabkan polusi, bahan pengawet dan bahan kimia lain yang masuk ke dalam tubuh. Kemampuan kerja bioflavanoid ini setara dengan kemampuan 500 buah jeruk.&lt;br /&gt;    Prof. Hembing Wijaya kusuma: propolis sangat baik untuk kesehatan kulit dan berkhasiat luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Propolis dari zaman ke zaman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Di Yunani, Propolis telah dikenal sebagai pengobatan luka-luka dan berbagai penyakit yang tidak bisa disembuhkan.&lt;br /&gt;    Hippocrates (460-370 SM), sebagai bapak ilmu kedokteran, mengunakan bee pollen dan propolis sebagai obat untuk memerangi berbagai penyakit.&lt;br /&gt;    Romawi memuja lebah dan Propolis sebagai pengobatan, ahli jiwa menggunakan propolis sebagai obat ekstrak dari sengatan dan semua zat-zat racun, mengurangi pembekakan, mengendorkan serta mengurangi rasa sakit di otot.&lt;br /&gt;    Mesir telah mengenal propolis sebagai pengobatan dan symbol ke-Agamaan.&lt;br /&gt;    Pada perang Boer (1888-1902) antara penduduk Afrika Selatan dan Inggris, propolis digunakan untuk menbersihkan luka dari infeksi dan menyembuhkan luka dengan cepat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara Kerja Propolis dalam melawan KANKER : Propolis mengandung zat CAPE (asam Cafeic Phenetyl Esther), berbeda dengan kerja obat Interferon yang membunuh virus juga merusak sel sehat, sehingga pengobatan kanker sering kali menimbulkan pengaruh buruk kepada pasien. Berbeda dengan Propolis, zat CAPE menekan tranformasi DNA-RNA virus sehingga memungkinkan virus menjadi tidak berkembang dan merusak jaringan virus. Dengan demikian virus bias lenyap tanpa merusak sel-sel jaringan tubuh pasien KANKER.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2615896273797011350-671211754418951468?l=salamsukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamsukses.blogspot.com/feeds/671211754418951468/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://salamsukses.blogspot.com/2011/11/keajaiban-propolis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2615896273797011350/posts/default/671211754418951468'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2615896273797011350/posts/default/671211754418951468'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamsukses.blogspot.com/2011/11/keajaiban-propolis.html' title='KEAJAIBAN PROPOLIS'/><author><name>salamsukses</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01807508967176764744</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-yIeosvvKm6E/Tsc813l46cI/AAAAAAAAABk/WU4ymWycRuw/s220/salam.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-xX3BCCcXV8Y/Tsc5WCebOJI/AAAAAAAAABU/Qg_b-2P-daw/s72-c/sarang-lebah-propolis-melia-nature1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2615896273797011350.post-698736384773069829</id><published>2011-06-06T18:03:00.000-07:00</published><updated>2011-06-06T19:09:16.956-07:00</updated><title type='text'>Putuskan Benang Itu...!!!</title><content type='html'>Keberhasilan ditentukan oleh ukuran&lt;br /&gt;keyakinan kita untuk meraih kemenangan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada pepatah mengatakan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang sedang kita pikirkan, itulah&lt;br /&gt;yang sedang terjadi, atau akan terjadi.&lt;br /&gt;Oleh sebab itu... latihlah diri, hati, dan&lt;br /&gt;pikiran untuk selalu merespon&lt;br /&gt;hanya pada hal-hal yang positif!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Latihlah ia terus menerus...&lt;br /&gt;bukan hanya sesaat, tapi berkesinambungan...&lt;br /&gt;sepanjang waktu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seutas benang itu sesungguhnya hanya&lt;br /&gt;ada dalam pikiran Anda!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kisah nyata tentang seekor gajah.&lt;br /&gt;Sejak kecil ia sudah dirantai kakinya&lt;br /&gt;dengan seutas rantai sepanjang 4 meter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi ketika rantai itu&lt;br /&gt;diganti dengan seutas benang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gajah itu tetap saja berkeliling &amp; tidak&lt;br /&gt;berani melangkah keluar dari area&lt;br /&gt;lingkaran 4 meter tersebut!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari kisah ini, pelajaran apa yang&lt;br /&gt;bisa kita ambil?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maaf, saya tidak bermaksud menyamakan&lt;br /&gt;diri kita dengan seekor gajah. :-)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun bisa jadi, kita pun memiliki&lt;br /&gt;'keterbelengguan' dengan seutas tali&lt;br /&gt;yang mengikat diri kita!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tidak berani keluar dari zona yang&lt;br /&gt;dianggap nyaman. Meski sesungguhnya,&lt;br /&gt;kita bisa melakukan banyak hal hebat&lt;br /&gt;dari perkiraan kita!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari kita jujur pada diri sendiri,&lt;br /&gt;berapa banyak kesempatan yg sebenarnya&lt;br /&gt;hadir, melintas di depan Anda, namun&lt;br /&gt;Anda tidak mempedulikannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda mungkin menganggap peluang itu&lt;br /&gt;'terlalu tinggi' untuk Anda, dan&lt;br /&gt;merasa tidak pantas berada disana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau mungkin Anda malah merasa tidak&lt;br /&gt;mampu untuk melakukan hal itu padahal&lt;br /&gt;sama sekali belum pernah mencobanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita semua tahu, segala hal yang&lt;br /&gt;menurut kita 'begitu hebat', seringkali&lt;br /&gt;tidak selalu seperti yang kita&lt;br /&gt;bayangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau hal yang kita anggap sulit,&lt;br /&gt;kadang sebenarnya sangat gampang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua kunci dalam hal ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Anda akan bisa jika Anda berpikir bisa&lt;br /&gt;2. Anda akan gagal jika Anda berpikir gagal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, jangan menyalahkan siapapun jika&lt;br /&gt;kesuksesan belum menghampiri diri kita.&lt;br /&gt;Sebab, faktor utamanya terletak pada&lt;br /&gt;diri kita sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, perhatikan dengan&lt;br /&gt;seksama, dan tanya pada diri sendiri,&lt;br /&gt;adakah seutas benang yang telah&lt;br /&gt;membelenggu diri kita selama ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika ya, maka segeralah untuk putuskan&lt;br /&gt;benang itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cobalah bergerak maju dari lingkaran&lt;br /&gt;yang selama ini kita buat dan telah&lt;br /&gt;membelenggu diri kita sendiri!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peluang itu sebenarnya selalu hadir&lt;br /&gt;kapan saja. Namun, karena kita selalu&lt;br /&gt;saja menutup mata, telinga, dan pikiran&lt;br /&gt;kita, maka peluang itu akan terlewat&lt;br /&gt;begitu saja!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Anda masih saja ragu untuk&lt;br /&gt;melangkah, cobalah untuk melatihnya&lt;br /&gt;sedikit demi sedikit. Dan jika Anda&lt;br /&gt;sudah yakin, maka segeralah berlari cepat,&lt;br /&gt;keluar dari keterbelengguan Anda!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sudah seperti ini, maka siapa lagi&lt;br /&gt;yang diuntungkan, jika bukan Anda&lt;br /&gt;sendiri? :-)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2615896273797011350-698736384773069829?l=salamsukses.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://salamsukses.blogspot.com/feeds/698736384773069829/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://salamsukses.blogspot.com/2011/06/putuskan-benang-itu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2615896273797011350/posts/default/698736384773069829'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2615896273797011350/posts/default/698736384773069829'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://salamsukses.blogspot.com/2011/06/putuskan-benang-itu.html' title='Putuskan Benang Itu...!!!'/><author><name>salamsukses</name><uri>http://www.blogger.com/profile/01807508967176764744</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/-yIeosvvKm6E/Tsc813l46cI/AAAAAAAAABk/WU4ymWycRuw/s220/salam.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
